Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Ushuluddin (FDU) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan telah sukses menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Daring dalam rangka re-akreditasi program studi. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar selama dua hari, yakni pada Senin hingga Selasa, 6–7 Juli 2026.

Pelaksanaan Hybrid yang Terkoordinasi
Pelaksanaan asesmen lapangan ini berpusat di Senat Hall UNIA Prenduan dan dihubungkan secara virtual melalui platform Zoom Meeting. Sejak hari pertama pukul 07.00 WIB, seluruh jajaran pimpinan universitas, dekanat Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, tim Task Force Akreditasi Prodi BPI, serta para dosen telah bersiap menyambut kehadiran Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) / LAMSPAK.
Selama dua hari pelaksanaan, serangkaian agenda asesmen berjalan secara komprehensif, meliputi:
- -> Konfirmasi Laporan Evaluasi Diri (LED): Pemeriksaan serta klarifikasi data dan dokumen penjaminan mutu program studi.
- -> Sesi Wawancara Pimpinan & Tim Akreditasi: Menggali komitmen institusi dalam pengembangan tata kelola dan rencana strategis program studi.
- -> Sesi Bersama Stakeholder eksternal: Melibatkan para pengguna lulusan (user), alumni, dan mahasiswa untuk menilai output serta manfaat nyata lulusan BPI di tengah masyarakat.
- -> Pemeriksaan Fasilitas & Sarana Prasarana: Observasi fasilitas akademik, perpustakaan, hingga laboratorium yang mendukung proses pembelajaran di UNIA Prenduan secara daring.
Harapan Menuju Hasil Terbaik
Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin beserta Kaprodi BPI menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kyai, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra kerja yang telah berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan penuh selama proses asesmen berlangsung.
Dengan rampungnya seluruh tahapan Asesmen Lapangan Daring ini, segenap civitas academica UNIA Prenduan berharap Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) dapat meraih predikat akreditasi terbaik (Unggul). Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.


