Beragam langkah strategis mewarnai aktivitas Universitas Al-Amien Prenduan pada pekan ke-48, mulai dari forum akademik internasional di Malaysia, penguatan mutu institusi, hingga dimulainya kembali kehidupan akademik dan kemahadan.
Prenduan – Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) terus menunjukkan dinamika dan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang berwawasan global, berakar pada nilai-nilai kepesantrenan, serta berorientasi pada peningkatan mutu.
Selama periode 21–27 Juli 2026, berbagai kegiatan berlangsung di lingkungan UNIA, mulai dari keterlibatan dalam forum akademik internasional, penyambutan mahasantri pascaliburan, penguatan sistem penjaminan mutu, hingga dimulainya kegiatan akademik Ma’had pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026–2027.
Berikut rangkuman kegiatan UNIA selama sepekan.
UNIA Ambil Bagian dalam Seminar Internasional di Malaysia
Universitas Al-Amien Prenduan turut berpartisipasi sebagai Co-Host dalam Seminar Serantau Peradaban Islam ke-5 (SSPI 2026) yang diselenggarakan di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Selangor Darul Ehsan, Malaysia, pada 21–22 Juli 2026.
Keterlibatan UNIA dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan memperkuat kontribusi universitas dalam pengembangan kajian peradaban Islam di tingkat internasional. Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, Dr. Mohammad Fattah, M.A., turut tampil sebagai pemateri dengan mengangkat tema pendidikan nonformal dan kolaborasi orang tua dalam pembentukan kepribadian.

Pada hari berikutnya, Ustadz Agus Kharir, M.Pd., dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, mempresentasikan kajian tentang pembangunan insan dan pendidikan karakter berbasis Ma’had Tahfidh Al-Qur’an.
Partisipasi ini mempertegas komitmen UNIA untuk terus membuka ruang kolaborasi dan menghadirkan gagasan akademik dari lingkungan pesantren ke forum internasional.
Mahasantri Kembali, Kehidupan Kampus dan Ma’had Kembali Bergeliat
Setelah menjalani masa liburan, mahasantri Ma’had Universitas Al-Amien Prenduan mulai kembali ke kampus untuk melanjutkan proses pendidikan dan pembinaan.
Pada 22 Juli 2026, kedatangan mahasantri putri dipusatkan di area Cafe Baca dan dikoordinasikan oleh Menteri Keamanan dan Ketertiban Badan Eksekutif Mahasantri (BEMA).
Sementara itu, penyambutan mahasantri putra dilaksanakan pada 23 Juli 2026 melalui kegiatan tarhib. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperbarui niat, memperkuat semangat belajar, serta membangun kembali komitmen dalam menjalani pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan sistem pembinaan pesantren.
Kembalinya para mahasantri menjadi penanda dimulainya kembali berbagai aktivitas akademik, kemahasantrian, dan pembinaan karakter di lingkungan UNIA.
UNIA Perkuat Budaya Mutu melalui Audit Mutu Internal
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola dan penguatan budaya mutu, UNIA menyelenggarakan kegiatan Refreshment dan Sosialisasi Teknis Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025–2026 pada 25 Juli 2026 di Senat Hall UNIA Prenduan.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyamakan pemahaman serta memperkuat kesiapan unit-unit kerja dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal. Melalui proses evaluasi yang terencana dan berkelanjutan, UNIA berupaya memastikan setiap program dan layanan pendidikan berjalan sesuai standar serta terus mengalami peningkatan.
Penguatan sistem penjaminan mutu menjadi salah satu fondasi penting bagi UNIA dalam membangun institusi pendidikan tinggi yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Tes Darsul Idhof: Menyiapkan Pembelajaran Sesuai Kemampuan Mahasantri
Pada 25–26 Juli 2026, DKM Markaz Tarqiyyatil Lughah Ma’had UNIA Prenduan melaksanakan Tes Penempatan Kelas Darsul Idhof bagi mahasantri putri.
Tes tersebut bertujuan memetakan kemampuan dasar bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai dasar penempatan kelas serta penyesuaian pola pembelajaran dan pembimbingan.
Melalui pemetaan kemampuan sejak awal, setiap mahasantri diharapkan memperoleh proses pembelajaran yang lebih sesuai dengan tingkat kompetensinya. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Ma’had UNIA dalam meningkatkan efektivitas pembinaan bahasa dan pengembangan kemampuan akademik mahasantri.
Dirosah Ma’hadiyah Resmi Dimulai
Ma’had Universitas Al-Amien Prenduan secara resmi membuka kegiatan akademik Dirosah Ma’hadiyah Semester Ganjil Tahun Akademik 2026–2027 pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai III tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasantri untuk kembali membangun produktivitas, memperkuat kedisiplinan, serta menata komitmen dalam menjalani proses pendidikan dan pembinaan selama satu semester ke depan.
Pembukaan akademik tidak hanya menandai dimulainya kembali kegiatan pembelajaran, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pendidikan di UNIA berlangsung melalui proses yang menyatukan pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai kepesantrenan.
Seleksi Beasiswa LPPD Jawa Timur Dilaksanakan
Pada 27 Juli 2026, UNIA melaksanakan Seleksi Tahap I Beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur.
Seleksi dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu Computer Based Test (CBT) untuk mengukur kemampuan akademik peserta serta ujian kemampuan membaca kitab kuning dengan menggunakan kitab Fathul Mu’in.
Pelaksanaan seleksi tersebut menjadi bagian dari komitmen UNIA dalam mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi serta pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik dan kemampuan keilmuan Islam yang kuat.
Terus Bergerak, Terus Berkembang
Rangkaian kegiatan selama pekan ke-48 menunjukkan bahwa UNIA terus bergerak melalui berbagai bidang secara simultan. Keterlibatan dalam forum internasional memperluas cakrawala dan jejaring akademik, penguatan mutu meningkatkan kualitas tata kelola, sementara aktivitas Ma’had dan pembukaan semester memperkuat proses pendidikan yang berakar pada nilai-nilai kepesantrenan.
Melalui berbagai ikhtiar tersebut, Universitas Al-Amien Prenduan terus membangun ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan keilmuan, kepesantrenan, karakter, dan wawasan global.
