Klang, Selangor, Malaysia — Peserta International Undergraduate Program (IUP) Universitas Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura, melaksanakan kelas wajib membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bagi anak-anak yang masih membutuhkan pendampingan dalam kemampuan dasar tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat, tanggal 27–31 Juli 2026, pukul 10.30 hingga 14.00 waktu setempat, bertempat di Kantor Sekolah KBRI, Klang, Selangor, Malaysia.
Kelas khusus tersebut bertujuan memberikan pendampingan belajar secara khusus dan terarah kepada anak-anak yang belum mampu menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung dengan baik. Pelaksanaan kelas ini merupakan rekomendasi dari Ketua Guru PPWNI, Ust. Shohehudin, sebagai upaya memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak.
Ketua Guru PPWNI, Ust. Shohehudin, menyampaikan bahwa kelas khusus calistung diperlukan agar anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar memperoleh pendampingan yang lebih intensif.
“Kelas ini diberikan sebagai bentuk pendampingan khusus bagi anak-anak yang masih membutuhkan penguatan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Dengan adanya kelas khusus ini, mereka dapat memperoleh pembelajaran yang lebih terarah sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujar Ust. Shoheh.
Peserta IUP Universitas Al-Amien Prenduan mendampingi anak-anak dalam kegiatan kelas wajib calistung di Kantor Sekolah KBRI, Klang, Selangor, Malaysia.
Dalam pelaksanaannya, peserta IUP Universitas Al-Amien Prenduan memberikan pembelajaran secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat kemampuan peserta didik. Materi yang diberikan mencakup pengenalan huruf dan angka, membaca kata dan kalimat sederhana, latihan menulis, serta kemampuan berhitung dasar.
Proses pembelajaran juga dikemas melalui berbagai aktivitas edukatif dan latihan interaktif. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membantu anak memahami materi dengan lebih mudah. Peserta IUP memberikan perhatian kepada setiap anak berdasarkan kesulitan yang mereka hadapi selama proses pembelajaran.
Kegiatan dimulai pada pukul 10.30 dan berlangsung hingga pukul 14.00. Selama kegiatan berlangsung, peserta IUP tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang membantu anak-anak dalam mengembangkan kemampuan dasar mereka secara bertahap.
Suasana kegiatan kelas wajib calistung peserta IUP Universitas Al-Amien Prenduan bersama anak-anak di Kantor
Bagi peserta IUP Universitas Al-Amien Prenduan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman praktik dan pengabdian di bidang pendidikan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mengajar secara langsung sekaligus memahami karakteristik peserta didik dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam.
Pelaksanaan kelas calistung secara rutin diharapkan dapat membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara bertahap. Kemampuan tersebut merupakan fondasi penting yang dapat menunjang proses pembelajaran anak pada jenjang pendidikan selanjutnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Universitas Al-Amien Prenduan melalui peserta IUP dalam mendukung pendampingan pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia. Melalui pembelajaran yang terarah dan berkelanjutan, kelas wajib calistung diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang positif serta membantu anak-anak berkembang sesuai dengan kemampuan masing-masing. (Nuzulur Rahma Hazin)

