style="font-family: 'Plus Jakarta Sans', sans-serif;" >

MENCARI ARAH

Penulis MUHAMMAD UMAR MANSYUR
Tanggal Jumat, 28 Juli 2017
  Aku berjalan dengan sisa-sisa bawaan Tersimpan dalam saku-saku yang bolong Masih tak tentu arahku dan tujuan Ke barat atau ke timur semua kosong Lalu aku terjatuh dalam lubang Habislah harapan dan impian Hanya sepi yang Berteman Senyap yang Berkawan Gelap Tapi jantung ini masih memompa Berdenyut-denyut di ujung nadi Ku coba rasakan detaknya di ulu hati Tapi suaranya terhalang tembok baja Baja yang terbuat dari batu Batu yang puas panas bara Bara yang selalu bermandikan magma Lahar panas dan api biru Aku terdiam Dalam Dekam dan muram Bagaimana ku hancurkan tembok yang menghalang Dengan apa ku musnahkan baja yang merintang Dengan apa ku padamkan bara yang membakar Dalam susah payah Aku teteskan air mata Biar mengalir ke ulu hati Menyampaikan salam dan keluh kesah 04-11-2016 RBB Oleh: Ach. Fauzi Hikmah Wijaya

Bagikan Berita Ini