style="font-family: 'Plus Jakarta Sans', sans-serif;" >
UNIA Prenduan Torehkan Dua Gelar Juara I di Sukarabic Fest XI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

UNIA Prenduan Torehkan Dua Gelar Juara I di Sukarabic Fest XI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Penulis ALFIAN FIRDAUSI
Tanggal Sabtu, 19 September 2026

Sumenep — Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) kembali mengharumkan nama almamater di kancah internasional. Mahasiswa dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) UNIA berhasil memboyong dua gelar Juara I sekaligus dalam ajang Sukarabic Fest XI (Sunan Kalijaga Festival) Antar Mahasiswa Internasional, yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pada 10–12 September 2026.

Prestasi ganda ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNIA Prenduan, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Madura mampu bersaing di tingkat internasional melalui kemampuan akademik, penguasaan bahasa Arab, serta kemampuan menuangkan gagasan secara kritis dan kreatif.

Juara I Lomba Esai Bahasa Arab

Di cabang lomba esai, Ilham Safari, mahasiswa semester VII Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir asal Sumenep, tampil sebagai yang terbaik dan berhasil meraih Juara I Lomba Esai Bahasa Arab. Melalui esainya yang ditulis dalam bahasa Arab, Ilham menunjukkan penguasaan akademik sekaligus kemampuan berbahasa Arab yang matang, membuktikan bahwa mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UNIA mampu bersaing di ajang internasional yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Juara I Lomba Debat Bahasa Arab

Pada cabang lomba debat, tiga mahasiswa UNIA tampil sebagai satu tim dan berhasil meraih Juara I Lomba Debat Bahasa Arab. Ketiganya adalah:

*Maulana Visyabana Ishaq — mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT) semester III, asal Bangkalan

*Zaky Rahman Al Kayyis — mahasiswa Program Studi IQT semester V, asal Sampang

*Zakky Zakariya — mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester V, asal Surabaya

Ketiganya menjadi bagian dari mahasiswa UNIA Prenduan yang menunjukkan kemampuan dan prestasi dalam ajang tersebut, sekaligus membawa nama baik kampus di tingkat internasional. Perpaduan mahasiswa dari dua program studi berbeda — Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir serta Pendidikan Agama Islam — dalam satu tim debat ini menunjukkan bahwa penguatan bahasa Arab di UNIA tidak berhenti di satu program studi saja, melainkan menjadi kemampuan lintas jurusan yang terus diasah bersama.

Kebanggaan Bagi Kampus

Dua gelar Juara I yang diraih dalam ajang yang sama ini menjadi kebanggaan bagi UNIA Prenduan, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa asal Madura mampu bersaing di tingkat internasional melalui kemampuan akademik, penguasaan bahasa Arab, serta kemampuan menuangkan gagasan secara kritis dan kreatif.

Bagikan Berita Ini