Pekan kedua Oktober 2026 menjadi pekan yang rapat sekaligus bermakna bagi Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan. Dalam rentang beberapa hari saja, kampus pesantren di ujung timur Madura ini menjalani lima agenda secara beriringan: menutup Usbu’ Al-Lughoh yang menghidupkan suasana berbahasa di lingkungan kampus, mengikuti penguatan kurikulum berbasis OBE bersama perguruan tinggi keagamaan se-Jawa Timur, menyalurkan beasiswa bagi mahasantri berprestasi dan kurang mampu lewat istighosah, membekali calon pendidik melalui Pembekalan Amaliyah Tadries, dan mengumpulkan sivitas akademika dalam Apel Bulanan. Bagi UNIA Prenduan, ini bukan sekadar rutinitas, ini adalah ikhtiar menyiapkan mutu pendidikan dari kurikulum hingga kesiapan mahasantri di ruang kelas.


Usbu’ Al-Lughoh Ditutup, Kampus Hidup dalam Suasana Berbahasa

2-9 Oktober 2026, Pekan bahasa tahunan yang digelar Markazul Lughoh UNIA Prenduan menuntaskan rangkaiannya. Usbu’ Al-Lughoh berlangsung sejak 2 hingga 9 Oktober 2026 (20-27 Rabiul Tsani 1448 H).

Selama delapan hari, mahasantri diajak mengikuti berbagai kompetisi dan gebyar kebahasaan yang menghidupkan suasana berbahasa di lingkungan kampus. Kegiatan ini menghasilkan laporan pelaksanaan, sertifikat bagi para pemenang lomba, serta meningkatnya partisipasi lingkungan berbahasa di kalangan mahasantri.


PIPPP Ikuti Penguatan Kurikulum Berbasis OBE di Tingkat Wilayah

8 Oktober 2026, Penguatan mutu pendidikan berlanjut di tingkat wilayah. PIPPP UNIA Prenduan menghadiri Kegiatan Penguatan Kurikulum Prodi Berbasis OBE pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah IV Jawa Timur pada 8 Oktober 2026.

OBE (Outcome-Based Education) mengarahkan penyusunan kurikulum dari capaian lulusan yang hendak dicapai, bukan sekadar dari daftar mata kuliah. Dari forum ini UNIA membawa pulang sertifikat keikutsertaan, dokumen materi workshop, dan draf rencana reorientasi kurikulum berbasis OBE sebagai bahan tindak lanjut di internal kampus.


Istighosah dan Beasiswa, Lazis Al-Amien Rangkul Mahasantri

8 Oktober 2026, Pada hari yang sama, kepedulian sosial kampus hadir lewat Lazis Al-Amien. Lembaga ini menggelar Istighosah dan Pemberian Beasiswa kepada Mahasantri Berprestasi dan Kurang Mampu pada 8 Oktober 2026.

Kegiatan ini memadukan doa bersama dengan dukungan nyata bagi mahasantri, baik yang berprestasi maupun yang membutuhkan uluran tangan. Pelaksanaannya tercatat lengkap dalam laporan penyaluran dana beasiswa, daftar penerima, dan dokumentasi kegiatan.


Pembekalan Amaliyah Tadries, Calon Pendidik Disiapkan Sebelum Praktik Mengajar

9-10 Oktober 2026, PJ Niha’ie menyelenggarakan Pembekalan Amaliyah Tadries bagi mahasantri yang akan menjalani praktik mengajar, pada 9-10 Oktober 2026 (27-28 Rabiul Tsani 1448 H).

Luaran pembekalan berupa buku panduan atau materi amaliyah tadries, daftar hadir peserta, dan kesiapan mahasantri menghadapi praktik mengajar. Kegiatan ini menjadi pintu awal sebuah rangkaian: berlanjut dengan Penulisan I’dad Tadris pada 11-14 Oktober, lalu Amaliyah Tadries An-Namudzajiyah pada 15 Oktober, yaitu praktik mengajar percontohan sebagai teladan dan persiapan akhir sebelum Amaliyah Tadries Al-Ikhtibariyah.


Apel Bulanan Kumpulkan Sivitas Akademika

12 Oktober 2026, Pekan ini ditutup dengan Apel Bulanan yang digelar Bidang Akademik UNIA Prenduan pada Senin, 12 Oktober 2026 (1 Jumadil Ula 1448 H). Apel ini mengawali bulan Jumadil Ula dan mempertemukan civitas akademika dalam satu barisan.

Forum ini menjadi ruang rutin untuk menyampaikan arahan pimpinan, menyatukan langkah, dan menjaga disiplin serta kebersamaan di lingkungan kampus pesantren. Pelaksanaannya terdokumentasi lengkap, dan daftar kehadiran civitas akademika dicatat sebagai bahan evaluasi partisipasi.