P2M: Targetkan Pengembangan Aset
P2M: Targetkan Pengembangan Aset
Ming, 5 November 2017 5:56

P2M
Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA (kiri) dan KH. Ja’far Shodiq, M.M (kanan) dalam pembukaan pembekalan Praktek Pemberdayaan Masyarakat (P2M) di Lantai III IDIA Prenduan

IDIA NEWS, Pembekalan P2M bagi mahasiswa/i Niha’ie berlanjut pada Sabtu (4/11/17) kemaren. Acara yang dinarasumberi oleh salah satu pemateri yaitu, perwakilan LP2M bapak Encung, M.Fil.I nampaknya belum mencapai target yang diinginkan.

“Acara pembekalan ini tidak cukup hanya satu sampai dua jam. Harus ada tambahan waktu agar benar-benar optimal”. Ucap Ketua Tim Perumus P2M berbasis ABCD tersebut.

Pembekalan yang digelar pada sabtu (4/11) tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. kemudian dilanjutkan dengan materi dari PO. Niha’ie KH. Ja’far Sodiq, MM. tentang “Juknis Pengisian Format Kolom Program Kerja P2M”. Pada sesi berikutnya disampaikan oleh Bapak  Camat Ambunten dan Pasongsongan, Joko Sigit Supraworo, AP. dan Drs. Achmad Dzulkarnain, MH. Kedua camat tersebut memberi arahan kepada para peserta  mengenai situasi  dan kondisi di daerah-daerah yang akan ditempati oleh peserta P2M agar acara yang akan digelar pada 3 Desember 2017 sampai 3 Januari 2018 nanti berjalan dengan lancar. Hal itu, tentunya merupakan dukungan positif bagi peserta P2M agar lebih cermat dan berhati-hati dalam menjalankan program-program yang disusun. Sedangkan Bapak Encung, M.Fil.I kebagian materi tentang “Potensi Aset P2M”.

Tidak sampai disitu. Pembekalan P2M dilanjutkan pada hari berikutnya, Ahad (5/11/17) jam 08.00-09.00 WIB. Pemateri kali ini adalah Kepala BAKESBANGPOL Kabupaten Sumenep, Moch. Kafrawi, M.Si. pada sesi ini Beliau berbicara tentang “Pembinaan Kehidupan Sosial Masyarakat Pedesaan”. Peserta P2M yang akan diluncurkan pada 3 Desember nanti akan berkontak langsung dengan masyarakat. Dengan adanya kontak secara langsung, mereka akan menemukan kebutuhan-kebutuhan dan problematika-problematika yang dihadapi masyarakat sekitar. Dari situlah peserta diharapkan mampu dan cakap dalam memediasi dan mencari solusi untuk memecahkan problematika yang ada. Namun, tidak hanya sebatas dua persoalan itu. Perlu juga adanya pengelolaan dan pengembangan aset yang ada pada masyarakat itu sendiri sehingga akan tercipta masyarakat yang mandiri dan maju. Sebagaimana yang telah diungkapkan Bapak Encung, M.Fil.I. dalam Sosialisasi Konsep P2M IDIA kepada DPL pada kamis (2/11).

“Kalau diibaratkan seperti Gelas separuh berisi dan separuh kosong, separuh yang kosong itu kebutuhan dan problematika. Sedangkan separuhnya lagi adalah aset yang ada pada masyarakat. Nah, separuh yang berisi itulah target dari ABCD ini.” read

Warta IDIA

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

WhatsApp Image 2024-07-17 at 15.46.42
Terbaru
Raih Akreditasi “Unggul”, Progra...
Universitas Al-Amien Prenduan berhasil meraih peringkat akreditasi unggul untuk Program Studi Pen...
17 Juli 2024
4 hari
DSC07943
Terbaru
Seminar Literasi Keuangan dan Be...
Pada Kamis, 16 Juli 2024, Universitas Al-Amien Prenduan menyelenggarakan sebuah acara di Lt. III ...
16 Juli 2024
5 hari
WhatsApp Image 2024-07-16 at 20.17.00
Terbaru
Kuliah Tamu di Universitas Al-Am...
Pada (15/07/24), bertempat di Lt. III Gedung Rektorat Universitas Al-Amien Prenduan, Prof. Dr. Yu...
16 Juli 2024
5 hari