Ada yang beda dihalama
n kampus putih IDIA Kamis, 22 september 2016 kemarin, nampak beberapa mahasiswa duduk-duduk berbentuk halaqah sambil berdiskusi membahas sesuatu. Pemandangan yang sangat jarang tersebut berhasil menarik mahasiswa-mahasiswa begitu juga dosen-dosen yang kebetulan lewat, bahkan, karena tertarik atau penasaran, beberapa mahasiswa ada yang ikut nimbrung bergabung dalam forum diskusi yang dilakukan dua minggu sekali tersebut. “saya sangat suka berdiskusi, saya sering berdiskusi dengan teman saya walau hanya dua orang atau tiga orang, makanya, pas saya melihat ada beberapa mahasiswa lagi ngumpul berbentuk Majelis Keilmuan saya langsung ikut aja walaupun saya gak terlalu kenal mereka” ucap Achmad Khoiri Syaifi, mahasiswa semester III jururan IAT.
Kegiatan yang diusung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bagian Menteri Pendidikan dan Riset (Mendikris) diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dari berbagai semester dan berbagai jurusan. “dari adanya diskusi kecil-kecilan seperti ini, kami berharap agar mampu memacu mahasiswa lain untuk tertarik untuk berdiskusi, dan harapan saya yang paling dalam adalah munculnya budaya berdiskusi dikampus tercinta ini, karena dari diskusi ada banyak manfaat yang bisa kita ambil didalamnya, selain melatih mental untuk berbicara dihadapan orang, kita akan mendapatkan pengetahuan-pengetahuan yang tidak kita dapat dibangku kuliah” komentar Presma (Presiden Mahasiswa) program reguler, Akhmad Sulaiman
n kampus putih IDIA Kamis, 22 september 2016 kemarin, nampak beberapa mahasiswa duduk-duduk berbentuk halaqah sambil berdiskusi membahas sesuatu. Pemandangan yang sangat jarang tersebut berhasil menarik mahasiswa-mahasiswa begitu juga dosen-dosen yang kebetulan lewat, bahkan, karena tertarik atau penasaran, beberapa mahasiswa ada yang ikut nimbrung bergabung dalam forum diskusi yang dilakukan dua minggu sekali tersebut. “saya sangat suka berdiskusi, saya sering berdiskusi dengan teman saya walau hanya dua orang atau tiga orang, makanya, pas saya melihat ada beberapa mahasiswa lagi ngumpul berbentuk Majelis Keilmuan saya langsung ikut aja walaupun saya gak terlalu kenal mereka” ucap Achmad Khoiri Syaifi, mahasiswa semester III jururan IAT.
Kegiatan yang diusung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bagian Menteri Pendidikan dan Riset (Mendikris) diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dari berbagai semester dan berbagai jurusan. “dari adanya diskusi kecil-kecilan seperti ini, kami berharap agar mampu memacu mahasiswa lain untuk tertarik untuk berdiskusi, dan harapan saya yang paling dalam adalah munculnya budaya berdiskusi dikampus tercinta ini, karena dari diskusi ada banyak manfaat yang bisa kita ambil didalamnya, selain melatih mental untuk berbicara dihadapan orang, kita akan mendapatkan pengetahuan-pengetahuan yang tidak kita dapat dibangku kuliah” komentar Presma (Presiden Mahasiswa) program reguler, Akhmad Sulaiman