kaleidoskop Senin, 31 Agustus 2026

KABAR UNIA SEPEKAN (Pekan V – Agustus 2026): Menyambut Generasi Baru, Menguatkan Tradisi, Meneguhkan Kompetensi

KABAR UNIA SEPEKAN (Pekan V – Agustus 2026): Menyambut Generasi Baru, Menguatkan Tradisi, Meneguhkan Kompetensi

Sepekan terakhir menjadi salah satu fase penting dalam dinamika Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA). Dari penyambutan mahasiswa baru, penguatan kapasitas mahasantri tingkat akhir, pengembangan jejaring akademik dan ekonomi syariah, hingga peningkatan kompetensi dosen, berbagai agenda berlangsung dalam satu irama: menyiapkan insan berilmu, berkarakter, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.



ORDIPA 2026: Membuka Gerbang Perjalanan Akademik Mahasiswa Baru

Rangkaian kegiatan pekan ini diawali dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Almamater (ORDIPA) UNIA 2026 yang berlangsung pada 24–27 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, tradisi keilmuan, sistem pendidikan, kehidupan kemahasiswaan, hingga budaya kepesantrenan yang menjadi identitas UNIA.



Selama rangkaian ORDIPA, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengenalan Al-Amien dan UNIA, sistem akademik, sistem keuangan dan sarana, organisasi mahasiswa dan sistem asrama, hingga pengenalan Ma’had UNIA. Mereka juga diperkenalkan dengan fakultas dan program studi, melakukan pemetaan bakat dan minat, mengenal tata letak kampus, serta berinteraksi dengan berbagai organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).



Kegiatan ini menegaskan bahwa memasuki UNIA bukan sekadar memasuki ruang perkuliahan, tetapi juga memasuki ekosistem pendidikan yang memadukan tradisi, akademik, kepesantrenan, dan pembentukan karakter.



FEBI UNIA Perkuat Kiprah dalam Forum Ekonomi Syariah Jawa Timur

Pada Kamis, 27 Agustus 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) turut mengambil bagian dalam momentum penting penguatan ekosistem ekonomi syariah di Jawa Timur. Dekan FEBI UNIA, Dr. KH. Holilur Rahman, M.H.I., didampingi dosen FEBI, Ust. Mujibno, M.E., hadir dalam rangkaian Pelantikan DPW Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Jawa Timur periode 2026–2031 dan 48 Komisariat IAEI se-Jawa Timur, yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Kehadiran FEBI UNIA dalam momentum tersebut memiliki arti strategis. Universitas Al-Amien Prenduan menjadi salah satu dari 48 perguruan tinggi di Jawa Timur yang Komisariat IAEI-nya turut dilantik, menandai semakin terbukanya ruang bagi UNIA untuk mengambil bagian dalam jejaring akademik dan profesional ekonomi syariah di tingkat regional. Pelantikan ini bukan sekadar pengukuhan struktur organisasi, tetapi juga menjadi penanda tumbuhnya komitmen bersama perguruan tinggi untuk memperkuat literasi, pengembangan keilmuan, dan praktik ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi, Seminar Nasional, dan Rapat Kerja IAEI Wilayah Jawa Timur bersama Ketua Umum DPP IAEI c.q. Menteri Agama Republik Indonesia. Seminar Nasional mengangkat tema “Ekonomi Syariah untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur: Memperluas Literasi, Meningkatkan Inklusi, Menjaga Indonesia yang Harmoni dan Lestari.” Tema tersebut menempatkan ekonomi syariah bukan semata sebagai disiplin keilmuan dan sektor ekonomi, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar membangun kemandirian, keadilan, inklusi, dan keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Bagi FEBI UNIA, keterlibatan dalam forum ini menjadi bagian dari langkah untuk memperluas jejaring, memperkaya wawasan, sekaligus memperkuat posisi UNIA dalam percakapan akademik dan pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur. Ruang kolaborasi semacam ini juga membuka peluang bagi tradisi keilmuan yang tumbuh di lingkungan pesantren untuk berdialog dengan perkembangan pemikiran, riset, kebijakan, dan praktik ekonomi syariah kontemporer.

Dengan dilantiknya Komisariat IAEI UNIA bersama puluhan komisariat perguruan tinggi lainnya, FEBI UNIA memiliki ruang yang semakin luas untuk mengembangkan kolaborasi akademik, riset, literasi ekonomi syariah, serta pengabdian kepada masyarakat. Dari tradisi keilmuan pesantren, FEBI UNIA terus memperluas langkah menuju jejaring ekonomi syariah yang lebih luas, kolaboratif, dan berdaya saing.



Workshop Niha’ie: Menyiapkan Mahasantri untuk Terjun ke Masyarakat

Sementara itu, Ma’had UNIA Prenduan membuka Workshop Niha’ie bagi mahasantri semester akhir pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Rektorat Lantai III tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian program akhir bagi para mahasantri sebelum menyelesaikan masa pendidikan dan memasuki ruang pengabdian di tengah masyarakat.

Dalam Irsyadat wa Taujihad, Mudir ‘Aam Ma’had UNIA Prenduan, KH. Dr. Muhammad Basthami Tibyan, M.Pd.I., menekankan pentingnya membangun kapabilitas diri sebagai bekal bagi calon pemimpin dan pendidik.

Pesan yang disampaikan sederhana, tetapi mendasar: seseorang hanya dapat memberikan sesuatu kepada masyarakat apabila memiliki bekal untuk diberikan. Karena itu, fase akhir pendidikan tidak boleh dilalui dengan sikap santai. Tantangan dan beban tugas justru harus dipandang sebagai proses penempaan diri.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan beliau bahwa “semangat itu mahal.” Kesulitan dalam menjalani proses pendidikan akan lebih mudah ditaklukkan ketika seseorang memiliki tekad, kesungguhan, dan keyakinan bahwa Allah akan memberikan pertolongan.

Workshop Niha’ie dengan demikian tidak hanya menjadi program penutup masa pendidikan, tetapi juga menjadi ruang transisi untuk mempersiapkan mahasantri menjadi pribadi yang memiliki kompetensi, tanggung jawab, dan daya juang sebelum kembali ke masyarakat.



UNIA Bersholawat: Merawat Cinta Rasul dan Karakter Santri

Masih pada hari yang sama, Ma’had UNIA Prenduan menggelar UNIA Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mengusung tema “Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Momentum Membangun Karakter Santri yang Berilmu, Berakhlak, dan Berdedikasi,” kegiatan berlangsung di halaman belakang Gedung Rektorat dan diikuti oleh jajaran pimpinan, pengelola Ma’had, asatidz dan ustadzaat pengabdian, serta seluruh mahasantri Ma’had UNIA Prenduan.



UNIA Bersholawat menjadi ruang spiritual untuk kembali meneguhkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan pendidikan. Ilmu tidak ditempatkan terpisah dari akhlak, sementara kecerdasan diarahkan agar melahirkan dedikasi dan kebermanfaatan.

Di tengah agenda akademik yang padat, kegiatan ini mengingatkan kembali bahwa identitas pendidikan Al-Amien tidak hanya dibangun melalui penguasaan ilmu, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.



Memulai Tahun Akademik 2026–2027: Langkah Baru, Target Baru

Sabtu, 29 Agustus 2026, Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) resmi memasuki tahun akademik 2026–2027. Momentum pembukaan akademik dilaksanakan secara serentak di masing-masing fakultas sebagai penanda dimulainya kembali aktivitas perkuliahan sekaligus menjadi ruang konsolidasi akademik bagi mahasiswa dan dosen dalam menyongsong satu tahun perjalanan pendidikan ke depan.

Di Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, kegiatan Pembukaan Akademik dilaksanakan di lantai III Gedung Rektorat. Momentum ini menjadi bagian dari upaya mengawali semester dengan menyatukan kembali langkah sivitas akademika, sekaligus meneguhkan orientasi pendidikan fakultas dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kapasitas keilmuan, kematangan berpikir, dan kesiapan berkontribusi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Fakultas Tarbiyah UNIA Prenduan mengawali semester ganjil melalui rangkaian Pembukaan Akademik yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) Fakultas Tarbiyah serta Sosialisasi Suasana Akademik. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Jati tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jenjang dan program studi bersama dosen tetap Fakultas Tarbiyah. Sosialisasi VMTS menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh sivitas memahami arah pengembangan fakultas sekaligus memiliki persepsi yang sama dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Adapun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melaksanakan Pembukaan Akademik di Auditorium RASDA Al-Amien Prenduan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan fakultas dalam memasuki semester baru sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang responsif terhadap perkembangan ekonomi dan bisnis Islam serta kebutuhan dunia profesional dan masyarakat.

Rangkaian pembukaan akademik di tiga fakultas tersebut memperlihatkan bahwa awal tahun akademik di UNIA bukan sekadar pergantian kalender perkuliahan. Ia menjadi momentum untuk menata kembali arah, menyatukan komitmen, dan menerjemahkan visi kelembagaan ke dalam proses pendidikan yang nyata. Bagi mahasiswa, semester baru adalah kesempatan untuk memperbarui target dan meningkatkan kesungguhan belajar. Bagi dosen dan fakultas, ia menjadi ruang untuk memastikan bahwa setiap proses akademik benar-benar bergerak menuju peningkatan mutu.

Dengan dimulainya tahun akademik 2026–2027, UNIA kembali meneguhkan langkah untuk membangun ekosistem pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, pembentukan karakter, tradisi kepesantrenan, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman. Tahun baru bukan sekadar halaman baru, tetapi kesempatan untuk menghadirkan capaian-capaian baru bagi kampus, mahasiswa, dan masyarakat.



BIMTEK Serdos: Menguatkan Profesionalisme dan Kompetensi Dosen

Menutup rangkaian kegiatan pekan ini, Senin, 31 Agustus 2026, UNIA menjadi tempat pelaksanaan Bimbingan Teknis Sertifikasi Dosen (BIMTEK Serdos) yang diselenggarakan oleh BPSDM di Senat Hall UNIA.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas dan profesionalisme dosen dalam memenuhi tuntutan pengembangan karier akademik sekaligus peningkatan mutu pendidikan tinggi. Sertifikasi dosen bukan semata persoalan administratif, tetapi berkaitan dengan penguatan kompetensi, profesionalitas, dan tanggung jawab dosen sebagai salah satu pilar utama penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Kehadiran agenda ini sekaligus memperlihatkan bahwa penguatan mutu UNIA terus diarahkan pada dua sisi yang berjalan beriringan: membangun karakter dan tradisi pendidikan sekaligus meningkatkan standar profesionalisme akademik.


UNIA dalam Sepekan: Dari Gerbang Mahasiswa Baru hingga Penguatan SDM

Rangkaian kegiatan 24–31 Agustus 2026 memperlihatkan wajah UNIA yang bergerak pada banyak lini secara bersamaan. Mahasiswa baru diperkenalkan pada lingkungan akademik dan tradisi kampus, mahasantri tingkat akhir dipersiapkan menghadapi fase pengabdian, nilai-nilai kenabian terus dirawat melalui kegiatan spiritual, jejaring akademik diperluas melalui forum ekonomi syariah, tahun akademik baru dimulai, dan kompetensi dosen terus diperkuat.

Semua agenda tersebut bermuara pada satu orientasi: membangun UNIA sebagai perguruan tinggi yang tidak tercerabut dari tradisi, tetapi terus bertumbuh dalam keilmuan, profesionalisme, dan pengabdian.

Dari kampus, untuk peradaban. Dari tradisi, menuju masa depan.