Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) - Fakultas Tarbiyah gelar yudisium ke-27 di lantai III gedung Rektorat pada Kamis (22/02), dengan total 99 calon wisudawan/wisudawati dari dua program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Yusfar Ramadhan, S.Hum., M.Pd.I, serta wakilnya, Uswatun Hasanah, S.Hum., M.A., Ketua Program Studi PAI, Dr. Ach. Nurholis Majid, S.Sos.I., M.Pd., Ketua Program Studi PBA, Dr. Izzat Amini, S.Sos.I., M.Pd, beserta jajaran dosen Fakultas Tarbiyah.
Dalam pidato sambutannya, Dr. Yusfar Ramadhan, S.Hum., M.Pd.I, menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil meraih gelar akademis sarjana. Ia juga mengajak para lulusan untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri, serta menegaskan kesiapan fakultas dalam memberikan bantuan kepada lulusan yang membutuhkan arahan. "Kami siap membantu setiap lulusan yang bingung melangkah. Kami bukan hanya sekadar staf akademis, tapi kami adalah keluarga yang peduli terhadap kesuksesan setiap mahasiswa kami," ucapnya dengan tulus.
Kegiatan yudisium ini diisi dengan variasi kegiatan, diantaranya pemberian apresiasi kepada penulis skripsi terbaik, lulusan terbaik, dan launching dua buku peserta yudisium. Pada kesempatan ini, beberapa penghargaan diberikan kepada lulusan terbaik dari Fakultas Tarbiyah, bukan hanya berdasarkan IPK tertinggi, tetapi juga hasil rekapitulasi empat indikator prestasi. Lulusan terbaik untuk program studi PAI adalah Lala Olivia, Nurul Falahah, dan Siti Ruqoiyah. Sedangkan untuk program studi PBA, lulusan terbaik diraih Sri Wahyuni, Alya Nafiesa Hady, dan Hidayatun Nisa’.
Selain itu, diumumkan juga tiga skripsi terbaik untuk masing-masing program studi. Untuk PAI, penghargaan tersebut diberikan kepada Lutfiyah Agnum Angraini, Nurul Falahah, dan Lala Olivia. Sedangkan untuk PBA, skripsi terbaik diraih oleh Hidayatun Nisa’, Alya Nafiesa Hady, dan Rahmawati.
Dua buku yang dilaunching ditulis oleh Lala Olivia, S.Pd. dengan judul Pendidikan Rahmatan lil Alamien Fethullah Gulen, dan Nurul Falaha, S.Pd. dengan judul Trust: Konsep dan Praktik dalam pendidikan Pesantren.
Sebelum acara berakhir, Fajar Tsulis Tamam menyampaikan pidato perwakilan calon wisudawan dengan mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan staf fakultas yang telah membantu dalam proses studi mereka. Ia juga mengajak teman-teman lulusan untuk menjadikan gelar sarjana sebagai alat untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat. "Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah lulusan terbaik yang dilahirkan dari UNIA. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh IPK, tetapi juga oleh kemampuan kita untuk memberi manfaat kepada orang lain," pesannya penuh semangat.
Setelah penyampaian ucapan terimakasih dari perwakilan calon wisudawan, jajaran Pimpinan Fakultas Tarbiyah memutar video ucapan selamat wisuda yang membuat para calon wisudawan menangis terharu. Menutup acara, dilanjutkan dengan acara salaman dengan jajaran pimpinan dan para dosen Fakultas Tarbiyah. (St. Ida/Elia/AJMI)
Kegiatan yudisium ini diisi dengan variasi kegiatan, diantaranya pemberian apresiasi kepada penulis skripsi terbaik, lulusan terbaik, dan launching dua buku peserta yudisium. Pada kesempatan ini, beberapa penghargaan diberikan kepada lulusan terbaik dari Fakultas Tarbiyah, bukan hanya berdasarkan IPK tertinggi, tetapi juga hasil rekapitulasi empat indikator prestasi. Lulusan terbaik untuk program studi PAI adalah Lala Olivia, Nurul Falahah, dan Siti Ruqoiyah. Sedangkan untuk program studi PBA, lulusan terbaik diraih Sri Wahyuni, Alya Nafiesa Hady, dan Hidayatun Nisa’.
Selain itu, diumumkan juga tiga skripsi terbaik untuk masing-masing program studi. Untuk PAI, penghargaan tersebut diberikan kepada Lutfiyah Agnum Angraini, Nurul Falahah, dan Lala Olivia. Sedangkan untuk PBA, skripsi terbaik diraih oleh Hidayatun Nisa’, Alya Nafiesa Hady, dan Rahmawati.
Dua buku yang dilaunching ditulis oleh Lala Olivia, S.Pd. dengan judul Pendidikan Rahmatan lil Alamien Fethullah Gulen, dan Nurul Falaha, S.Pd. dengan judul Trust: Konsep dan Praktik dalam pendidikan Pesantren.
Sebelum acara berakhir, Fajar Tsulis Tamam menyampaikan pidato perwakilan calon wisudawan dengan mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan staf fakultas yang telah membantu dalam proses studi mereka. Ia juga mengajak teman-teman lulusan untuk menjadikan gelar sarjana sebagai alat untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat. "Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah lulusan terbaik yang dilahirkan dari UNIA. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh IPK, tetapi juga oleh kemampuan kita untuk memberi manfaat kepada orang lain," pesannya penuh semangat.
Setelah penyampaian ucapan terimakasih dari perwakilan calon wisudawan, jajaran Pimpinan Fakultas Tarbiyah memutar video ucapan selamat wisuda yang membuat para calon wisudawan menangis terharu. Menutup acara, dilanjutkan dengan acara salaman dengan jajaran pimpinan dan para dosen Fakultas Tarbiyah. (St. Ida/Elia/AJMI)