style="font-family: 'Plus Jakarta Sans', sans-serif;" >

"Momentum Santri" pada Peringatan Hari Santri Nasional 2017

Penulis MUHAMMAD UMAR MANSYUR
Tanggal Minggu, 22 Oktober 2017
[caption id="attachment_1633" align="alignnone" width="1024"]001 Peringatan Hari Santri Nasional 2017 di IDIA Prenduan[/caption]

Ahad pagi (22/10/17), pemandangan yang berbeda nampak terjadi di lingkungan kampus Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan. Yaitu  seluruh mahasiswa putra program intensif berpakaian sarung, baju kokoh dan kopiah hanya untuk memperingati hari santri nasional 2017 sekaligus melaksanakan agenda apel bulanan. Apel yang dilaksanakan secara terpisah ini yaitu putra yang bertempat di halaman depan kampus dan  putri bertempat di halaman belakang kampus dimulai pada pukul 06.05 Wib, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa putra program intensif yang berjumlah 114 orang dan putri 150 orang. KH. Moh. Fikri Husain, MA ditunjuk sebagai inspektur apel putra sekaligus sebagai mudir ma'had lil banat. Menyampaikan pesannya bahwa apel yang bertepatan dengan hari santri nasional ini seharusnya untuk dijadikan momentum pemersatu umat Islam, "Kita harus bisa menjadi pemersatu umat Islam dan untuk berjuang melawan musuh-musuh Allah, musuh-musuh kita yaitu orang-orang kafir!" Tegas mudir ma'had lil banat tersebut.

Berbeda halnya dengan apa yang disampaikan oleh KH. Mujammi' Abd Musyfie, Lc sebagai inspektur apel putri sekaligus sebagai mudir ma'had lil banin. Mengharapkan bahwa seorang santri yang datang darimanapun harus dengan tujuan mencari dan mendapatkan ilmu, juga mendapatkan barokah dari pesantren yang disinggahinya. dan yang paling utama ialah untuk bisa mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat luas. "Santri darimanapun yang datang ke tempat ini (pondok) hendaknya memiliki tujuan untuk mendapatkan ilmu dan barokahnya pondok pesantren, dan juga tidak kalah pentingnya ialah ilmu tersebut bisa diaplikasikan ke masyarakat luas." Ucapnya dari mudir ma'had lil banin yang sudah menjabat selama 4 tahun itu.

Apel yang bertepatan dengan hari santri nasional ini berakhir pada pukul 07.00 Wib dengan harapan seluruh santri Al-Amien Prenduan khususnya dan Santri Indonesia pada umumnya agar dijadikan sebagai momentum bagi para santri untuk menjadi pemersatu umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya sekaligus mampu untuk mengaplikasikan ilmunya di masyarakat luas kelak. read

Bagikan Berita Ini