Sebagai lembaga kader IDIA Prenduan tak henti-hentinya memberikan "kunci" bagi calon alumni yang sedang dibinanya. Pasalnya, Pada tanggal 21 - 26 Jumadal Ula 1438 (18-23 Februari 2017) Mahasiswa Nihai diberi kesempatan praktikum mengawas Ujian Tengah Semester (UTS) Tahun Akademik 2016/2017.
Meskipun pola pengawasan ujian pada tahun ini sudah diserahkan kepada para dosen pembina materi kuliah fakultas. IDIA Prenduan tetap memberikan kesempatan kepada calon alumninya guna mengawasi ujian saat ini. Berbeda dengan materi kepondokan yang sepenuhnya diawasi Guru Pengabdian dan Mahasiswa Nihai.
"Kami tetap menyediakan back-up dan pendamping dari Guru Pengabdian dan Mahasiswa Nihai. Hal ini merupakan kesempatan berharga yang harus dialami oleh Mahasiswa Intensif" Ungkap Ust. Muksin, S.Pd., selaku Bagian Akademik IDIA Prenduan.
Selain itu, pada 26 Februari - 07 Maret 2017, Mahasiswa Nihai Intensif kembali diberi kesempatan mengkaji kitab-kitab klasik dan kontemper karya ulama' Islam.
"Program ini diadakan dalam rangka mengenalkan tradisi intelektual sarjana muslim klasik maupun kontemporer, yang dikhususkan kepada kitab-kitab yang menjadi rujukan utama dalam berbagai bidang keislaman sebagai upaya meningkatkan wawasan keilmuan dan memperluas cakrawala berpikir mahasiswa" Ucap Ust. Lukman Nur Hakim, S.Sos. Penanggungjawab kegiatan ini.
Lebih lanjut dituturkan bahwa dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu menyikapi berbagai masalah yang ada di tengah masyarakat dengan benar, arif dan penuh tanggungjawab.
Sebelum pelaksanaan seluruh mahasiwa diberi bekal teknik-teknik mengkaji kitab-kitab klasik dan kontemporer, oleh Dosen dan Pakar di bidangnya, yakni, Hadits oleh Ust. H. Abd. Muiz, Lc. M.Th.I, Siroh Nabawiyah / SKI oleh Drs. KH. Abushiri Sholehuddin, Tasawuf dan Aqidah oleh Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun'im, MA., Tafsir oleh KH. Moh. Fikri Husain, MA, Fiqih dan Ushul Fiqh oleh KH. Mujammi' Abd. Musyfi.
Di akhir kegiatan ini setiap mahasiswa menyampaikan laporan kajiannya, dan memperesentasikan di depan pembimbing dan kawan-kawan sekelompoknya.
Sebagai lembaga kader IDIA Prenduan tak henti-hentinya memberikan "kunci" bagi calon alumni yang sedang dibinanya. Pasalnya, Pada tanggal 21 - 26 Jumadal Ula 1438 (18-23 Februari 2017) Mahasiswa Nihai diberi kesempatan praktikum mengawas Ujian Tengah Semester (UTS) Tahun Akademik 2016/2017.
Meskipun pola pengawasan ujian pada tahun ini sudah diserahkan kepada para dosen pembina materi kuliah fakultas. IDIA Prenduan tetap memberikan kesempatan kepada calon alumninya guna mengawasi ujian saat ini. Berbeda dengan materi kepondokan yang sepenuhnya diawasi Guru Pengabdian dan Mahasiswa Nihai.
"Kami tetap menyediakan back-up dan pendamping dari Guru Pengabdian dan Mahasiswa Nihai. Hal ini merupakan kesempatan berharga yang harus dialami oleh Mahasiswa Intensif" Ungkap Ust. Muksin, S.Pd., selaku Bagian Akademik IDIA Prenduan.
Selain itu, pada 26 Februari - 07 Maret 2017, Mahasiswa Nihai Intensif kembali diberi kesempatan mengkaji kitab-kitab klasik dan kontemper karya ulama' Islam.
"Program ini diadakan dalam rangka mengenalkan tradisi intelektual sarjana muslim klasik maupun kontemporer, yang dikhususkan kepada kitab-kitab yang menjadi rujukan utama dalam berbagai bidang keislaman sebagai upaya meningkatkan wawasan keilmuan dan memperluas cakrawala berpikir mahasiswa" Ucap Ust. Lukman Nur Hakim, S.Sos. Penanggungjawab kegiatan ini.
Lebih lanjut dituturkan bahwa dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu menyikapi berbagai masalah yang ada di tengah masyarakat dengan benar, arif dan penuh tanggungjawab.
Sebelum pelaksanaan seluruh mahasiwa diberi bekal teknik-teknik mengkaji kitab-kitab klasik dan kontemporer, oleh Dosen dan Pakar di bidangnya, yakni, Hadits oleh Ust. H. Abd. Muiz, Lc. M.Th.I, Siroh Nabawiyah / SKI oleh Drs. KH. Abushiri Sholehuddin, Tasawuf dan Aqidah oleh Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun'im, MA., Tafsir oleh KH. Moh. Fikri Husain, MA, Fiqih dan Ushul Fiqh oleh KH. Mujammi' Abd. Musyfi.
Di akhir kegiatan ini setiap mahasiswa menyampaikan laporan kajiannya, dan memperesentasikan di depan pembimbing dan kawan-kawan sekelompoknya.