Selasa, 20 Juni 2017, segenap sivitas akademika IDIA Prenduan Sumenep memenuhi undangan silaturrahim dan buka puasa bersama dalam rangka tasyakur akhir tahun di Lantai III Gedung Rektorat IDIA. Kegiatan yang dipandu langsung oleh Rektor IDIA tersebut, dihadiri pula dua dari beberapa penasihat IDIA, yakni Drs. Hisyam el-Qadari, M.S.I, dan Drs. Zainal Alim, M.Pd.
Dalam sambutannya, Rektor IDIA Prenduan, Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan dan pengabdian para dosen dalam pelaksanaan pendidikan di IDIA selama setahun. Disampaikan pula beberapa rencana pengembangan kedepan dan capaian yang harus diwujudkan berdasarkan RPJP, Renop dan Renstra yang sudah disepakati bersama.
Kegiatan berlanjut dengan sambutan dari para wakil Rektor yang mempresentasikan rencana pengembangan masing-masing bidang yang menjadi amanahnya, Warek I Bidang Akademik, Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I menyampaikan bahwa seiring perkembangan karya tulis ilmiah berbasis jurnal ilmiah yang dikembangkan oleh IDIA menuntut pengembangan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa dan dosen IDIA.
Lebih lanjut kandidat doktor pendidikan UINSA Surabaya ini menyampaikan rencana perkuliahan yang pada tahun akademik 2017-2018 akan mulai pukul 11.00 wib.
Sedangkan Warek II Bidang Keuangan dan Sarana, KH. Ridho Sudianto, M.S.I menyampaikan usaha kemandirian ekonomi IDIA dan pengembangan sarana pendidikan, diharapkan tahun yang akan datang IDIA bisa menambah sarana dan prasarana pendidikannya. Terlebih, jika Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sudah bisa melaksanakan kegiatan akademiknya.
Pada kesempatan berikutnya, Warek III Bidang Kemahasiswaan, Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun'im mengajak para dosen untuk ikut mengembangkan kompetensi mahasiswa dan menjadi humas bagi IDIA, serta memperluas jaringan institusi dengan berbagai lembaga baik dalam maupun dalam negeri.
Dalam kesempatan ini, dua penasihat yang hadir menyampaikan kesan tentang perkembangan IDIA dari masa ke masa. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Hisyam, mengharapkan agar metode penelitian harus update dan mengikuti teknik-teknik analisa termutakhir.
"Sudah ada SPSS, SAS, dll, kita harus ikuti perkembangan" wejang Ketua Dewan Dakwah Pamekasan ini.
Pada kesempatan berikutnya Bapak Zainal Alim menceritakan lompatan pemikiran mahasiswa IDIA yang tidak diprediksikan sebelumnya, seperti dalam penelitian yang dibinanya,
"Ada seorang mahasiswi yang memiliki ide briliant binaan saya, yang awalnya saya tolak rancangan penelitiannya, tapi setelah saya telaah ternaya dia benar, dan ini sangat menarik" ungkap dosen sepuh tersebut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa salah seorang dosen seniornya ini sudah menghubungi KADIN dan beberapa organisasi yang mengembangkan ekonomi mikro untuk memanfaatkan mahasiswi tersebut sebagai narasumber dalam seminar.
Tanya jawab dan masukan dari beberapa dosenpun terjadi dalam kegiatan tersebut. Dalam dialog ini Rektor menanggapi beberapa masukan dosen. Seperti disebutkan bahwa mahasiswa IDIA sudah familiar dengan SPSS dan teknik analisa kuantitatif, sarana dan prasarana juga akan dibenahi sesuai dengan kebutuhan. Serta disampaikan bahwa saat ini ada 12 dosen IDIA yang sedang mengajukan diri dalam Program 5000 doktor dan lulus administrasi.
Kegiatan yang diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh KH. Moh. Fikri Husain, MA ini dilanjutkan dengan konsolidasi masing-masing fakultas guna merancang agenda kedepan setelah pembagian jadwal dan bimbingan skripsi.
Selasa, 20 Juni 2017, segenap sivitas akademika IDIA Prenduan Sumenep memenuhi undangan silaturrahim dan buka puasa bersama dalam rangka tasyakur akhir tahun di Lantai III Gedung Rektorat IDIA. Kegiatan yang dipandu langsung oleh Rektor IDIA tersebut, dihadiri pula dua dari beberapa penasihat IDIA, yakni Drs. Hisyam el-Qadari, M.S.I, dan Drs. Zainal Alim, M.Pd.
Dalam sambutannya, Rektor IDIA Prenduan, Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan dan pengabdian para dosen dalam pelaksanaan pendidikan di IDIA selama setahun. Disampaikan pula beberapa rencana pengembangan kedepan dan capaian yang harus diwujudkan berdasarkan RPJP, Renop dan Renstra yang sudah disepakati bersama.
Kegiatan berlanjut dengan sambutan dari para wakil Rektor yang mempresentasikan rencana pengembangan masing-masing bidang yang menjadi amanahnya, Warek I Bidang Akademik, Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I menyampaikan bahwa seiring perkembangan karya tulis ilmiah berbasis jurnal ilmiah yang dikembangkan oleh IDIA menuntut pengembangan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa dan dosen IDIA.
Lebih lanjut kandidat doktor pendidikan UINSA Surabaya ini menyampaikan rencana perkuliahan yang pada tahun akademik 2017-2018 akan mulai pukul 11.00 wib.
Sedangkan Warek II Bidang Keuangan dan Sarana, KH. Ridho Sudianto, M.S.I menyampaikan usaha kemandirian ekonomi IDIA dan pengembangan sarana pendidikan, diharapkan tahun yang akan datang IDIA bisa menambah sarana dan prasarana pendidikannya. Terlebih, jika Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sudah bisa melaksanakan kegiatan akademiknya.
Pada kesempatan berikutnya, Warek III Bidang Kemahasiswaan, Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun'im mengajak para dosen untuk ikut mengembangkan kompetensi mahasiswa dan menjadi humas bagi IDIA, serta memperluas jaringan institusi dengan berbagai lembaga baik dalam maupun dalam negeri.
Dalam kesempatan ini, dua penasihat yang hadir menyampaikan kesan tentang perkembangan IDIA dari masa ke masa. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Hisyam, mengharapkan agar metode penelitian harus update dan mengikuti teknik-teknik analisa termutakhir.
"Sudah ada SPSS, SAS, dll, kita harus ikuti perkembangan" wejang Ketua Dewan Dakwah Pamekasan ini.
Pada kesempatan berikutnya Bapak Zainal Alim menceritakan lompatan pemikiran mahasiswa IDIA yang tidak diprediksikan sebelumnya, seperti dalam penelitian yang dibinanya,
"Ada seorang mahasiswi yang memiliki ide briliant binaan saya, yang awalnya saya tolak rancangan penelitiannya, tapi setelah saya telaah ternaya dia benar, dan ini sangat menarik" ungkap dosen sepuh tersebut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa salah seorang dosen seniornya ini sudah menghubungi KADIN dan beberapa organisasi yang mengembangkan ekonomi mikro untuk memanfaatkan mahasiswi tersebut sebagai narasumber dalam seminar.
Tanya jawab dan masukan dari beberapa dosenpun terjadi dalam kegiatan tersebut. Dalam dialog ini Rektor menanggapi beberapa masukan dosen. Seperti disebutkan bahwa mahasiswa IDIA sudah familiar dengan SPSS dan teknik analisa kuantitatif, sarana dan prasarana juga akan dibenahi sesuai dengan kebutuhan. Serta disampaikan bahwa saat ini ada 12 dosen IDIA yang sedang mengajukan diri dalam Program 5000 doktor dan lulus administrasi.
Kegiatan yang diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh KH. Moh. Fikri Husain, MA ini dilanjutkan dengan konsolidasi masing-masing fakultas guna merancang agenda kedepan setelah pembagian jadwal dan bimbingan skripsi.